Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasaman Barat melalui Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) gelar sosialisasi dan pelatihan pencegahan bullying dan kekerasan terhadap anak bersama Kanit PPA, Admi Pandowita di SD ITB Cahaya Makkah Pasaman Barat, Simpang Empat Selasa (29/9).
Kapolres, Agung Tribawanto, melalui Kasat Reskrim, A. Agung Ngurah Santa Subrata, mengatakan, pelatihan dan sosialisasi sebagai upaya pencegahan terhadap aksi bullying dan kekerasan terhadap anak di bawah umur.
Menurutnya, upaya pencegahan sejak dini dilakukan seiring maraknya kasus tindak pidana kekerasan hingga pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Pasaman Barat.
"Korban kekerasan maupun pelecehan seksual tidak hanya kepada kaum wanita dewasa, namun sudah merambah kepada anak-anak di bawah umur maupun kaum disabilitas," katanya.
Kasat Reskrim menjelaskan, pelatihan meliputi tentang pemaparan jumlah perkara kekerasan terhadap anak di bawah umur, dan penyampaian materi tentang penyebab terjadinya aksi bullying di kalangan para pelajar.
"Personel Unit PPA Satreskrim Pasaman Barat juga menyampaikan tata cara pelaporan jika terjadinya ancaman kekerasan seksual terhadap anak, serta cara penanganan pencegahan bullying di lingkungan sekolah," jelasnya.
Ditambahkan, keterlibatan para majelis guru dan orang tua juga sangat dibutuhkan dalam melakukan pengawasan serta bimbingan terhadap anak-anak ketika sedang berada di sekolah maupun di rumah.
"Para majelis guru bisa melakukan upaya pencegahan terjadinya aksi bullying di lingkungan sekolah, baik yang dilakukan oleh sesama siswa atau antara pengajar dengan siswa," ucapnya.
Kegiatan tersebut mendapat respon positif dari pihak sekolah serta turut dihadiri oleh Ketua Yayasan beserta jajaran, Ketua Unit TK, SD, SMP, ustaz dan ustazah beserta majelis guru Cahaya Makkah. (gmz)

0 Komentar