PASAMAN BARAT, kiprahkita.com –Beberapa saat menjelang warga menjalankan sholat Isya dan tarawih di mesjid atau musholla sekitar, tiba-tiba sepetak rumah permanen milik Bahari (72) di Batang Toman, Simpang Empat Selatan, Kecamatan Pasaman, Pasaman Barat, ludes terbakar.
![]() |
Peristiwa naas bagi keluarga Bahari, yang sehari-hari sebagai wiraswasta itu, mulai sekitar pukul 19.30 WIB, Jumat , 20 Februari 2026, terbakar. Saat itu, Bahari bersama anggota keluarga korban sedang berada di luar rumah, melakukan berbuka puasa bersama.
“Api sudah membesar ketika laporan masuk. Kami langsung berangkat dengan dua unit armada dari Posko Simpang Empat dan Posko Kinali,” ujar Kasat Pol PP dan Damkar (Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran) Pasaman Barat, Handoko.
Berselang sekitar beberapa waktu kemudian, ulas Kasat Pol PP dan Damkar Pasaman Barat itu, datang selanjutnya secara bersama hingga pukul 21.21 Wib, menjinakkan si jago merah itu, sehingga kondisi api benar-benar sudah mati, dan masyarakat sejumlah sekitar tidak merasa was-was lagi.
Dari peristiwa yang membuat keluarga Bahari terpana, dirinya mengalami kerugian besar, berupa satu petak rumah permanen dan seluruh perabotan ludes, ditambah uang tunai sekitar Rp250 juta serta surat berharga dan perhiasan yang tidak sempat diselamatkan, jumlahnya ditaksir mencapai Rp550 juta.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran rumah tinggal. “Kondisi rumah kosong membuat api sulit dikendalikan pada awal kejadian. Kami mengimbau warga untuk selalu memastikaSelalu nan rumah sebelum ditinggalkan,” jelasnya.
Handoko menekankan pentingnya pencegahan. “Pastikan instalasi listrik aman, jangan meninggalkan api dalam keadaan menyala, dan simpan barang mudah terbakar dengan baik. Pencegahan adalah kunci utama,” tegasnya.
Kasat Pol PP Damkar itu juga mengapresiasi kerja keras seluruh personel. “Saya berterima kasih kepada tim dari Posko Simpang Empat, Posko Kinali, serta regu B yang ikut membantu. Tanpa kerja sama yang solid, api bisa saja merembet ke rumah tetangga,” tutup Handoko. (gmz)

0 Komentar